Pages

Arti Nomor Rangka Mesin

Kita semua mungkin pernah membaca no rangka kendaraan milik kita sebagaimana yang tercantum dalam STNK/ BPKB. Namun banyak yang belum tahu apa arti kode rangka kendaraan tersebut. No mesin dan No rangka/chassis merupakan nomor yang digunakan untuk mengidentifikasi setiap unit kendaraan bermotor.

Asal Usul Marga Tionghoa

Asal usul Marga Tionghoa dapat ditelusuri mulai dari 5,000 tahun yang lalu pada zaman “San Huang Wu Di” yang pada awalnya mengikuti garis keturunan Ibu yang disebut dengan “Xing [姓]” hingga pada Dinasti Xia, Shang dan Zhou munculah Marga Tionghoa menurut status sosial yang disebut dengan “Shi [氏]”.

36 Strategi Perang

36 Strategi San Shi Liu Ji [三十六计] merupakan salah satu maha karya yang berasal dari daratan China yang membahas tentang strategi-strategi kemiliteran. Karya 36 Strategi Perang ini sangat terkenal dan telah banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa termasuk bahasa Inggris dan bahasa Indonesia serta banyak diterapkan oleh para pebisnis untuk memenangi persaingan dalam dunia bisnis.

Sejarah Dibubarkannya Monarki Perancis

Lukisan ilustrasi Revolusi Prancis karya Jean-Pierre Houë Tepat 220 tahun yang lalu, Revolusi Perancis memasuki babak penting: dibubarkannya monarki. Pembubaran ini diputuskan oleh Majelis Legislatif yang mendukung gerakan revolusi rakyat. Menurut The History Channel, dengan demikian Perancis tidak lagi diperintah raja saat Majelis menyepakati pembentukan Republik Pertama.

John Lie, Pahlawan Nasional Pertama Keturunan China

Matahari baru saja terbenam saat sebuah kapal hitam menyelinap keluar dari pelabuhan kecil di Phuket, Thailand. Kapal motor berwarna hitam itu tak menyalakan lampu. Di buritannya berkibar bendera Merah Putih. Di belakang kemudi, berdiri kapten kapal John Lie. Siapakah dia?

Selasa, 20 Oktober 2026

Apa Itu Saham HSC Yang Akan Dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia Dari Perhitungan IHSG?

Saat ini Morgan Stanley Capital Investment (MSCI) sedang mempertimbangkan untuk menurunkan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market (pasar berkembang) menjadi Standalone Market. Hal ini sebagaimana yang diumumkan pada tanggal 16 Oktober 2026 dan membuka proses konsultasi publik (Market Classification Consultation) dengan otoritas PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Salah satu rekomendasi yang perlu dilakukan maka BEI merencanakan akan mengeluarkan saham-saham yang masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Kebijakan otoritas bursa ditujukan untuk meningkatkan kredibilitas dan integritas pasar modal. Kiwoom Sekuritas mencatat saham-saham yang masuk dalam daftar HSC memiliki bobot sekitar 18 % dari perhitungan IHSG. Apabila kebijakan ini diterapkan, bobot saham-saham tidak lagi diperhitungkan dalam indeks.

Sebenarnya apa itu HSC? Saham HSC adalah singkatan dari High Shareholding Concentration (Konsentrasi Kepemilikan Saham Tinggi), yaitu kondisi di mana sebagian besar saham suatu emiten yang beredar di bursa dikuasai oleh segelintir kelompok pemegang saham atau afiliasinya saja. Saham yang mayoritas kepemilikannya (biasanya 95% atau lebih) dipegang oleh kelompok tertentu, sehingga menyebabkan jumlah saham yang beredar bebas di publik (free float) sangat sedikit.

Emiten yang masuk ke daftar HSC sebenarnya bukan merupakan sanksi atau tanda perusahaan melakukan pelanggaran hukum. Status ini bersifat informatif dari Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk meningkatkan transparansi.

Dampak saham HSC ini bagi investor adalah likuiditas yang rendah, dimana saham lebih sulit diperjualbelikan dalam jumlah besar dan volatilitas tinggi, dimana harga saham mudah bergerak naik atau turun secara ekstrem hanya dengan volume transaksi yang kecil.

Kebijakan publikasi daftar HSC oleh BEI ini sebenarnya mengadopsi praktik terbaik dari bursa global, seperti Hong Kong Exchange. Tujuannya bukan untuk memberikan sanksi, melainkan sebagai upaya transparansi agar investor bisa menilai kesehatan likuiditas suatu saham sebelum memutuskan untuk membeli.

Daftar Saham HSC Per Oktober 2026

Sebagaimana dikutip dari situs ajaib.co.id, per Oktober 2026, jumlah emiten yang masuk ke dalam Daftar HSC sebagaimana yang diumumkan oleh BEI adalah sebagai berikut: 


List Masuk HSCList

No.TickerStatusNo.TickerStatus
1AGIILama41YUPILama
2BRENLama42FITTLama
3DSSALama43ALIILama
4IFSHLama44KINGLama
5RLCOLama45ELPILama
6ROCKLama46POLULama
7SOTSLama47LIFELama
8WBSALama48MCOLLama
9TCPILama49BNIILama
10MGROLama50AGARLama
11SATULama51ALKALama
12DGWGLama52BKDPLama
13HATMLama53BAJALama
14STTPLama54MDIALama
15BTPNLama55BDKRLama
16BBSILama56SAFELama
17SILOLama57NICKLama
18FAPALama58MSJALama
19RISELama59BIKELama
20SOHOLama60INDOLama
21BBHILama61BSWDLama
22PGUNLama62SSMSBaru
23BINALama63SMMTBaru
24BNLILama64BMASBaru
25SRAJLama65TBIGBaru
26MORALama66CITABaru
27DNETLama67PSABBaru
28BYANLama68BALIBaru
29DCIILama69MAYABaru
30MLPTLama70CLAYBaru
31GEMSLama71ADESBaru
32MEGALama72TMASBaru
33BELILama73BBMDBaru
34MPROLama74INPPBaru
35PRAYLama75SAMEBaru
36CMNPLama76DMNDBaru
37SMARLama77MTELBaru
38CMNTLama78EPMTBaru
39MKPILama79SHIPBaru
40KONILama80DUTIBaru

List Keluar HSC

TickerStatus
FILMKeluar
MGLVKeluar


Berikut ini adalah daftar saham yang masuk list HSC dengan persentase konsentrasi kepemilikannya.
 
NoKodeEmitenKonsentrasi Kepemilikan
1MPROPT Maha Properti Indonesia Tbk99,99%
2DCIIPT DCI Indonesia Tbk99,96%
3BBSIPT Krom Bank Indonesia Tbk99,95%
4PGUNPT Pradiksi Gunatama Tbk99,95%
5POLUPT Golden Flower Tbk99,94%
6SOHOPT Soho Global Health Tbk99,93%
7BNLIPT Bank Permata Tbk99,92%
8YUPIPT Yupi Indo Jelly Gum Tbk99,91%
9ROCKPT Rockfields Properti Indonesia Tbk99,85%
10PRAYPT Famon Awal Bros Sedaya Tbk99,84%
11BTPNPT Bank SMBC Indonesia Tbk99,78%
12FAPAPT FAP Agri Tbk99,77%
13IFSHPT Ifishdeco Tbk99,77%
14SMARPT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk99,58%
15MLPTPT Multipolar Technology Tbk99,42%
16CMNTPT Cemindo Gemilang Tbk99,41%
17AGARPT Asia Sejahtera Mina Tbk99,32%
18GEMSPT Golden Energy Mines Tbk99,24%
19LIFEPT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk99,21%
20BNIIPT Bank Maybank Indonesia Tbk99,14%
21ELPIPT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk98,90%
22MCOLPT Prima Andalan Mandiri Tbk98,62%
23BYANPT Bayan Resources Tbk98,50%
24KINGPT Hoffmen Cleanindo Tbk98,40%
25SOTSPT Satria Mega Kencana Tbk98,35%
26ALKAPT Alakasa Industrindo Tbk98,21%
27DNETPT Indoritel Makmur Internasional Tbk98,06%
28RISEPT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk98,03%
29AGIIPT Samator Indo Gas Tbk97,75%
30ALIIPT Ancara Logistics Indonesia Tbk97,62%
31DGWGPT Delta Giri Wacana Tbk97,35%
32BRENPT Barito Renewables Energy Tbk97,31%
33SRAJPT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk97,21%
34MKPIPT Metropolitan Kentjana Tbk97,02%
35SILOPT Siloam International Hospitals Tbk96,70%
36CMNPPT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk96,64%
37HATMPT Habco Trans Maritima Tbk96,09%
38MGLVPT Panca Anugrah Wisesa Tbk95,94%
39WBSAPT BSA Logistics Indonesia Tbk95,82%
40DSSAPT Dian Swastatika Sentosa Tbk95,76%
41MEGAPT Bank Mega Tbk95,68%
42MORAPT Ekamas Mora Republik Tbk95,65%
43BKDPPT Bukit Darmo Property Tbk95,45%
44RLCOPT Abadi Lestari Indonesia Tbk95,34%
45KONIPT Perdana Bangun Pusaka Tbk95,08%
46FITTPT Hotel Fitra International Tbk95,00%
47STTPPT Siantar Top Tbk94,95%
48BINAPT Bank Ina Perdana Tbk94,79%
49MDIAPT Intermedia Capital Tbk94,31%
50SATUPT Kota Satu Properti Tbk94,27%
51TCPIPT Transcoal Pacific Tbk94,10%
52BAJAPT Saranacentral Bajatama Tbk93,89%
53BELIPT Global Digital Niaga Tbk93,83%
54MGROPT Mahkota Group Tbk93,76%
55FILMPT MD Entertainment Tbk92,98%
56BBHIPT Allo Bank Indonesia Tbk92,71%
 

Senin, 17 Agustus 2026

Video Pertama Yang Diunggah di Youtube

Tahukah Anda video apa yang paling pertama diunggah (upload) ke situs sharing video Youtube? Ternyata video pertama yang diunggah adalah video dengan judul "Me at the zoo" yang diunggah oleh Jawed Karim melalui akun Youtubenya jawed. Video ini diupload pada hari Sabtu, 23 April 2005 pukul 20:27:52 PST (Pacific Standard Time) atau pada hari Minggu, 24 April 2005 pukul 10:27:52 WIB. Video ini direkam dengan resolusi rendah yang direkam oleh rekan Jawed yaitu Yakov Lapitsky yang berlokasi di Kebun Binatang San Diego Zoo.

Video ini berdurasi sebanyak 19 detik yang menampilkan Jawed di depan kandang gajah yang sedang menjelaskan betapa menariknya belalai gajah yang disebutkannya "belalai gajah yang sangat, sangat, sangat panjang".

Untuk diketahui bahwa Jawed Karim adalah salah seorang pendiri situs Youtube.

Hingga artikel ini ditayangkan (17 Agustus 2026) video ini telah ditonton sebanyak 405.077.750 kali dengan jumlah komentar telah mencapai 10.563.356 komentar.

Berikut ini adalah video "Me at the zoo":

Senin, 06 Juli 2026

Ir Sedyatmo - Penemu Pondasi Cakar Ayam

Salah seorang tokoh Indonesia menorehkan prestasi membanggakan berkat temuannya yang membawa terobosan di bidang teknik sipil dan konstruksi adalah Prof. Dr. Ir. Sedyatmo, seorang insinyur sipil yang dikenal sebagai penemu sistem pondasi cakar ayam.

Sedyatmo merupakan pelopor teknologi konstruksi di atas tanah lunak. Temuannya memungkinkan pembangunan infrastruktur dilakukan dengan lebih efisien, kokoh, dan aman, sehingga digunakan dalam berbagai proyek di Indonesia hingga mancanegara.

Atas kontribusinya itu, nama Sedyatmo diabadikan sebagai salah satu ruas jalan tol paling penting di Indonesia, yakni Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo atau Tol Bandara Soekarno-Hatta.

Sedyatmo lahir di Solo pada 24 Oktober 1909 dari keluarga priyayi bergelar raden mas.

Pendidikan dasarnya ditempuh di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) milik Keraton Mangkunegaran, Solo. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di MULO dan Algemeene Middelbare School (AMS) di Yogyakarta.

Ketertarikannya pada dunia konstruksi membawanya melanjutkan pendidikan di Technische Hoogeschool te Bandoeng, yang kini menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan mengambil jurusan teknik sipil.

Setelah Indonesia merdeka, Sedyatmo bergabung dengan Departemen Perhubungan sebagai tenaga ahli pada 1945.

Salah satu gagasan besarnya adalah pembentukan Djawatan Angkutan Motor Republik Indonesia (DAMRI). Ia kemudian dipercaya menjadi pimpinan pertama DAMRI pada periode 1946-1948.

Pada 1949, Sedyatmo dipindahkan ke Departemen Pekerjaan Umum (PU). Di sana, ia turut menangani pengelolaan Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang saat itu masih berada di bawah Departemen PU. Pengalaman tersebut semakin mengasah kemampuannya di bidang teknik sipil, terutama untuk mendukung pembangunan berbagai pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Penemu sistem pondasi cakar ayam

Dalam dunia konstruksi, pondasi merupakan elemen paling mendasar sebuah bangunan. Kesalahan dalam perancangannya dapat menyebabkan bangunan retak, miring, bahkan ambruk. Persoalan tersebut menjadi tantangan besar, terutama di Indonesia yang memiliki banyak wilayah dengan kondisi tanah lunak. Berangkat dari masalah itu, Sedyatmo mengembangkan sistem pondasi cakar ayam yang diperkenalkan pada 1962.

Penemuan tersebut menjadi puncak kariernya sekaligus salah satu inovasi terbesar dalam dunia teknik sipil. Sistem pondasi cakar ayam memungkinkan pembangunan dilakukan di atas tanah lunak tanpa memerlukan proses perbaikan tanah yang rumit. Selain meningkatkan kekuatan struktur, teknologi tersebut juga mampu menekan biaya konstruksi sekaligus mempercepat waktu pengerjaan.

Keunggulan sistem pondasi cakar ayam membuatnya tidak hanya diterapkan pada bangunan gedung, tetapi juga jalan raya, lapangan terbang, hingga pondasi menara listrik. Menurut Sedyatmo, biaya pembangunan menggunakan metode tersebut tidak lebih mahal dibandingkan pembangunan jalan raya berskala besar, seperti Jakarta Bypass. Sistem ini juga dapat diterapkan pada berbagai kondisi tanah, mulai dari tanah keras hingga tanah lunak yang rawan tergenang air atau banjir.

Salah satu penerapannya terdapat pada pondasi tiang listrik bertegangan tinggi di kawasan Tanjung Priok yang dibangun di atas bekas tambak sehingga sebagian besar strukturnya berada di bawah permukaan air.

Selain itu, pondasi cakar ayam juga terbukti mampu menopang jalan yang dilalui kendaraan berat, seperti truk dan trailer bermuatan besar. Atas dedikasinya dalam pengembangan infrastruktur nasional, Pemerintah Indonesia menganugerahkan Bintang Mahaputera Kelas I kepada Sedyatmo pada 1984.

Sedyatmo meninggal dunia pada 15 Juli 1984 dalam usia 74 tahun akibat tumor leher. Berkat kecerdasannya dalam memecahkan berbagai persoalan teknik, ia juga dikenal dengan julukan "Si Kancil".

Temuan Sedyatmo digunakan di Bandara Soekarno-Hatta

Dilansir dari situs resmi Institut Teknologi Bandung (ITB), temuan Sedyatmo pertama kali diterapkan pada pembangunan apron Pangkalan Udara TNI AL Juanda di Surabaya. Keberhasilannya kemudian membuat sistem pondasi cakar ayam digunakan pada landasan Bandara Polonia di Medan, serta taxiway dan apron Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta. Inovasi tersebut selanjutnya dipatenkan dan diadopsi di sejumlah negara.

Selain dikenal sebagai praktisi teknik sipil, Sedyatmo juga berkiprah di dunia akademik.

Pada 1 Oktober 1950, ia diangkat sebagai dosen luar biasa bidang Waterkracht (pembangkit tenaga air) pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung, yang kemudian menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB).

Setahun kemudian, tepatnya pada 1 Agustus 1951, ia resmi menyandang jabatan guru besar luar biasa di bidang yang sama. Sedyatmo tercatat sebagai profesor pribumi kedua di Jurusan Teknik Sipil ITB setelah Prof. Ir. Roosseno.

Atas kontribusinya dalam pengembangan ilmu teknik dan pembangunan nasional, ITB menganugerahkan gelar Doctor Honoris Causa bidang Ilmu Teknik pada Dies Natalis ke-15 atau Lustrum III ITB, 2 Maret 1974.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya, nama Sedyatmo diabadikan menjadi nama jalan tol yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara Soekarno-Hatta. Pemerintah Indonesia juga menganugerahkan Bintang Mahaputera Kelas I atas kontribusinya bagi pembangunan nasional.

Sumber: kompas.com

Rabu, 10 Juni 2026

Sejarah Simbol "@" yang Menjadi Bagian Penting di Era Digital

Simbol “@” kini melekat erat dengan kehidupan digital sehari-hari. Setiap kali kita mengirim e-mail, maka tanda kecil yang dibaca “at” itu otomatis muncul di antara nama pengguna dan domain, tanpa banyak dipikirkan lagi maknanya. Demikian pula ketika platform media sosial twitter (sekarang X) diluncurkan di dunia maya yang kemudian disusul dengan berbagai platform media sosial lainnya seperti instagram, youtube, tiktok dan sejenisnya yang juga menggunakan simbol "@" ini sebagai bagian dari nama sebuah akun ataupun sebagai simbol untuk menandai (mention) suatu akun.

Padahal, sebelum menjadi ikon penting di era internet, simbol “@” sempat terabaikan, jarang digunakan, dan bahkan nyaris tidak masuk dalam sejarah komunikasi digital modern. Menariknya, pemilihan simbol “@” sebagai bagian dari alamat e-mail bukanlah hasil perencanaan matang sejak awal. Ia justru muncul dari keputusan sederhana, bahkan bisa dibilang kebetulan, yang diambil pada awal 1970-an.

Pemilihan simbol “@” dalam alamat e-mail bermula dari kebutuhan teknis yang sederhana. Ray Tomlinson, seorang insinyur komputer asal Amerika Serikat, menciptakan sistem e-mail pertama pada 1971 saat bekerja di BBN Technologies, perusahaan yang terlibat dalam proyek ARPANET, cikal bakal internet modern.

Saat itu, Tomlinson diminta untuk mengembangkan cara mengirim pesan dari satu komputer ke komputer lain dalam jaringan. Agar pesan sampai ke pengguna yang tepat di mesin yang tepat, ia perlu memisahkan “nama orang” dan “nama komputer” dalam satu alamat.

Tomlinson pun mencari simbol pemisah yang tidak menimbulkan konflik dengan sistem. Huruf, angka, serta tanda baca umum seperti titik, koma, dan garis miring langsung ia singkirkan karena sudah memiliki fungsi sendiri dalam sistem operasi. Beberapa simbol lain, termasuk tanda sama dengan (=), sempat dipertimbangkan. Namun simbol-simbol tersebut dinilai ambigu dan berisiko bentrok dengan sintaks yang ada.

Pilihan akhirnya jatuh pada simbol “@”, yang kala itu hampir tidak memiliki fungsi khusus di dunia komputer. Selain jarang digunakan, simbol ini memiliki makna yang sangat relevan. Dalam bahasa Inggris, “@” dibaca at atau “di”, seperti pada penulisan “10 items @ $1”. Dalam konteks e-mail, alamat yourname@example.com dapat dimaknai sebagai “yourname di example.com”, yakni seorang pengguna berada di dalam sebuah sistem atau domain tertentu. Tomlinson menilai simbol “@” paling tepat karena sesuai secara semantik sekaligus aman secara teknis.

Dalam berbagai wawancara sebelum wafat pada 2016, ia menyebut simbol tersebut tidak memiliki arti lain dalam sistem komputer, sehingga kecil kemungkinan menimbulkan konflik. Kombinasi makna dan fungsi inilah yang membuat “@” menjadi kandidat ideal.

Pada awalnya, sistem e-mail ciptaan Tomlinson hanya digunakan secara internal di lingkungan riset. Namun, seiring berkembangnya internet, format alamat e-mail dengan simbol “@” menyebar luas dan diadopsi oleh berbagai sistem. Ketika layanan e-mail publik mulai bermunculan, seperti Hotmail, Yahoo Mail, hingga Gmail, struktur alamat ini tetap dipertahankan. Secara teknis, format e-mail kemudian dibakukan dalam protokol SMTP, yang masih digunakan hingga saat ini. Alamat e-mail pun terdiri dari tiga bagian utama yaitu nama pengguna (local part), simbol “@” sebagai pemisah, dan nama domain.